Telah terbit
URGENSI SEMA SEBAGAI PEDOMAN PENYELENGGARAAN PERADILAN
(Himpunan SEMA 1951-2016 yang berkaitan dengan peradilan agama)
Dilengkapi dengan Rakernas Mahkamah Agung RI 2007 s.d 2012
Disusun oleh: Nor Hasanuddin & Muhammad Hamim
Kata Pengantar: Drs. H. Hasan Basri Harahap, S.H, M.H (Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palu)
Sinopsis:
Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) merupakan bentuk edaran pimpinan Mahkamah Agung kepada seluruh jajaran peradilan yang berisi bimbingan dalam penyelenggaraan peradilan, yang lebih bersifat administrasi dan juga memuat pemberitahuan tentang hal tertentu yang dianggap penting dan mendesak. Meskipun SEMA termasuk kategori peraturan kebijakan yang tidak secara langsung mengikat secara hukum tetapi mengandung relevansi hukum yang harus dijadikan pedoman oleh seluruh unsur peradilan yang berada di bawah Mahkamah Agung dalam rangka kelancaran jalannya peradilan di semua lingkungan peradilan.
Buku ini menjadi sangat penting bagi warga Pengadilan Agama karena selain secara khusus menghimpun SEMA yang berkaitan tugas pokok dan fungsi peradilan agama, juga mengupas apa itu Surat Edaran Mahkamah Agung, Peraturan Mahkamah Agung, Surat keputusan Ketua Mahkamah Agung, Fatwa Mahkamah Agung dan instruksi Mahkamah Agung. Selain mengulas apakah SEMA termasuk Peraturan Perundang-undangan (regeling) atau Peraturan Kebijakan (beleidsregel), buku ini juga menyediakan indeks SEMA-SEMA yang sudah dinyatakan tidak berlaku lagi baik oleh SEMA atau PERMA yang terbaru.
URGENSI SEMA SEBAGAI PEDOMAN PENYELENGGARAAN PERADILAN
Dilengkapi dengan Rakernas Mahkamah Agung RI 2007 s.d 2012
Disusun oleh: Nor Hasanuddin & Muhammad Hamim
Kata Pengantar: Drs. H. Hasan Basri Harahap, S.H, M.H (Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palu)
Sinopsis:
Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) merupakan bentuk edaran pimpinan Mahkamah Agung kepada seluruh jajaran peradilan yang berisi bimbingan dalam penyelenggaraan peradilan, yang lebih bersifat administrasi dan juga memuat pemberitahuan tentang hal tertentu yang dianggap penting dan mendesak. Meskipun SEMA termasuk kategori peraturan kebijakan yang tidak secara langsung mengikat secara hukum tetapi mengandung relevansi hukum yang harus dijadikan pedoman oleh seluruh unsur peradilan yang berada di bawah Mahkamah Agung dalam rangka kelancaran jalannya peradilan di semua lingkungan peradilan.
Buku ini menjadi sangat penting bagi warga Pengadilan Agama karena selain secara khusus menghimpun SEMA yang berkaitan tugas pokok dan fungsi peradilan agama, juga mengupas apa itu Surat Edaran Mahkamah Agung, Peraturan Mahkamah Agung, Surat keputusan Ketua Mahkamah Agung, Fatwa Mahkamah Agung dan instruksi Mahkamah Agung. Selain mengulas apakah SEMA termasuk Peraturan Perundang-undangan (regeling) atau Peraturan Kebijakan (beleidsregel), buku ini juga menyediakan indeks SEMA-SEMA yang sudah dinyatakan tidak berlaku lagi baik oleh SEMA atau PERMA yang terbaru.
EmoticonEmoticon